Ribuan Warga Ngali-Renda hadiri Islah Akbar

Ngalitown-Upacara Islah Akbar antara dua desa bertikai Ngali dan Renda di perbatasan dua desa, tepatnya di Gunung Wadunocu kemarin siang, dihadiri ribuan warga. Malah persiapan terop dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima, tidak lagi bisa menampung warga dua desa yang menghadiri acara itu. Bupati Bima H Ferry Zulkarnain menyatakan rasa syukurnya atas perdamaian yang tercipta antara Ngali dan Renda. ‘’Hari ini kita adakan doa syukuran bersama untuk mewujudkan nazar yang belum dilaksanakan sejak tahun 2000 lalu, yakni penyembelihan kurban. Dan sesuai harapan warga dua desa, pemerintah akan menyembelih dua ekor sapi. Dagingnya akan dibagikan pada warga masing-masing,’’ terang Bupati Ferry, ketika memberikan pengarahan pada upacara itu.  Baca lebih lanjut

Iklan

Ngali-Renda Masih Memanas

Ngalitown – Sempe berita ini diturunkan, suasana di desa ngali dan renda kabupaten Bima masih memanas, ini terjadi setelah aparat keamanan yang diterjunkan ke lokasi sudah tidak kelihatan lagi.

Dilokasi kejadian  masih terdengar bunyi letusan senjata api rakitan. Sampe dengan saat ini korban yang jatuh 1 orang meninggal, dan 8 orang lainnya luka-luka dan dirawat dibeberapa tempat, di puskesmas ngali, rsu bima dan dan puskesmas belo..

Ngali-Renda Bentrok 1 Orang Meninggal

Ngalitown – ini bukan kali pertama desa Ngali dan Renda kecamatan belo,  Kabupaten Bima terlibat saling bentrok, Pertikaian kali ini mengakibatkan seorang Letnan Kolonel (Purnawirawan) TNI AD Anas Malik menjadi korban luka di punggung, tangan dan kaki, Senin (19/1) sore pukul 14.00 Waktu Indonesia Tengah. Seorang warga lainnya meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka akibat panah. Baca lebih lanjut

DOU MBOJO ATAU DOU BIMA KAH KITA?

(Menjawab tulisan : Asal Usul Masyarakat Bima)
Oleh : R a n g g a
(Ketua Umum TSC – Makassar)

Kefatalan generasi adalah ketika sejarah ditoreh secara tidak gamblang dan disadur dengan tidak apa adanya. Lebih ironi lagi ketika sejarah tersebut diungkap secara tidak transparan dan ditutup-tutupi keberadaannya. Dana Mbojo memiliki sejarah yang panjang, dikenal sejak jaman Naka hingga jaman Modern saat ini. Namun banyak catatan naskan kuno Dana Mbojo yang terbengkalai dimana-mana. Ada yang ditemukan di Belanda, di Makassar, di Reo serta ada pula yang ditemukan di Singapura dan Afrika. Baca lebih lanjut

MENGENAL SILSILAH RAJA BIMA / MBOJO

Oleh : Mukhtar, A.Pi, M.Si
Dalam sejarah Bima disebutkan bahwa kerajaan Bima dahulu terpecah –pecah dalam kelompok-kelompok kecil yang masing-masing dipimpin oleh Ncuhi. Ada lima Ncuhi yang menguasai lima wilayah yaitu :
1. Ncuhi Dara, memegang kekuasaan wilayah Bima Tengah
2. Ncuhi Parewa, memegang kekuasaan wilayah Bima Selatan
3. Ncuhi Padolo, memegang kekuasaan wilayah Bima Barat
4. Ncuhi Banggapupa, memegang kekuasaan wilayah Bima Utara
5. Ncuhi Dorowani, memegang kekuasaan wilayah Bima Timur.
Baca lebih lanjut

PERANG NGALI 1908-1909

Refleksi moralitas bagi generasi muda Mbojo-Bima.

Ngalitown – Satu abad yang lalu, di wilayah lokal Bima, di region Kae, tepatnya di Ngali (Desa Ngali, Kec. Belo Sekarang) terjadi sebuah eskalasi perasaan kecewa terhadap lemahnya kontrol otoritas kekuasaan lokal (Kesultanan Bima-Sultan Ibrahim) terhadap merajalelanya konsep kolonialisme V.O.C Belanda. Baca lebih lanjut

Banjir Bandang Landa Dua Desa di Bima

Ngalitown – Banjir bandang melanda kecamatan Belo dan Woha di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) Senin (15/12) malam. Akibatnya, ratusan hektare (ha) sawah rusak serta sejumlah rumah roboh dan hanyut terbawa air bah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.  Baca lebih lanjut